5 Cara Paling efektif mengobati diare pada bayi

Diare adalah penyakit dimana tinja atau sering di sebut juga dengan feses yang berubah menjadi lembek atau cair dan bisa terjadi tiga kali damam 2×12 jam.

Masalah diare yang terjadi pada bayi bukanlah hal yang sepele, hal seperti ini haruslah segera diatasi dengan benar dan jangan sampai salah dalam pengobatanya. Setiap tahunya bayi yang meninggal karena diare sangatlah tinggi diindia merupakan tingkat yang juga tinggi kematian bayi karena diare. untuk masalah ini ada pengobatan rumah yang efektif dan dapat dilakukan. berikut adalah solusi sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi diare pada bayi.

1.Beri asupan Cairan yang mencukupi

Ketika bayi mengalami diare masalah yang akan timbut lainya adalah masalah dehidrasi. maka itu jika bayi anda mengalaminya berilah Asi secara teratur dan jika sudah tidak di beri asi berilah minum secukupnya.

Air merupakan bahan yang penting untuk mengobati diare pada bayi. Air akan membantu tubuh bayi mengenyangkan dan mencegah dehidrasi saat diare. Air juga akan membantu melarutkan pengotor dalam tinja dan membuangnya. Penggunaan air biasanya direkomendasikan oleh dokter ketika bayi mengalami diare.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, air harus diminum siraman atau cairan lain, seperti Recovery ORS (cara isotonik oral). Recovery ORS adalah campuran garam dengan elektrolit dan gula yang disebut sesuai dosis yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan. Recovery ORS akan memberikan nutrisi tambahan secara langsung ke tubuh bayi, seperti gizi, mineral, dan vitamin penting untuk mencegah gangguan kesehatan akibat dehidrasi saat diare. Selain itu, cairan ini juga akan mempertahankan asupan zat-zat penting didalam tubuh bayi.

2. Oralit

Diare memang bukan masalah yang sepele dan harus segera ditangani, ketika diare menyerang pada bayi beri mereka campuran garam, gula dan air ramuan ini yang di sebut oralit fungsinya untuk mengganti garam dalam tubuh yang hilang.

Oralit adalah cairan yang dibuat dengan kombinasi garam, gula, dan zat lainnya yang bermanfaat untuk menyeimbangkan cairan dalam tubuh. Cairan ini memberikan nutrisi berharga seperti glukosa dan elektrolit penting untuk mencegah dehidrasi akibat diare. Ini juga membantu bayi mengeluarkan secara alami bahan asing dari sistem pencernaan mereka. Secara umum, oralit dapat digunakan bersama rehidrasi oral (OR) sebagai terapi bagi bayi yang mengalami diare ringan, sedang atau berat. Untuk pengobatan yang lebih efektif, para dokter biasanya merekomendasikan kombinasi OR dan obat antidiare.

3. Pijat gusi bayi

Penyebab diare terkadang karena adanya gigi tumbuh pada bayi. maka berlah bayu inuman atau makanan yang mudah untuk dikunyah. Anda bisa mencoba memijat mijat gusi bayi dengan jari anda dengan lembut supaya mengurangi rasa sakit pada bayi.

Manfaat memijat gusi untuk obat diare adalah dengan membantu membersihkan usus, yang akan mencegah infeksi usus. Memijat gusi juga bermanfaat dalam mengurangi rasa sakit dan muntah akibat diare. Jika dipadukan dengan konsumsi makanan atau minuman seperti yogurt, buah-buahan, sup, sup sayur, atau air kelapa, manfaat ini akan lebih optimal. Hal ini dikarenakan nutrisi dan cairan yang terkandung di dalamnya dapat mengurangi gejala diare.

4. Berikan makanan yang mudah di cerna

Nasi pisang atau bubur merupakan contoh jenis makanan yang mudah di cerna oleh sistem pencernaan pada bayi. dalam hal ini memberikan bayi makanan yang susah di cerna sangat tidak dianjurkan seperti makanan yang mengandung serial atau sejenisnya.

5. Berikan Air

Rasa yang sakit pada bagian perut bayi pasti luar biasa bagi mereka. Cobalah berikan air yang cukup supaya dapat melepaskan gas pada perut bayi. ini merupakan solusi umum yang dapat di berikan pada bayi yang mengalami diare.

Konsultasilah pada dokter jika masih terjadi hal yang lebih mengerikan lagi sepeerti terdapat percak darah pada tinja bayi.